Selasa, 17 September 2019

Sophia, Robot Dengan Kecerdesan Buatan Yang Unjuk Kemampuan Didepan Menkominfo

Baru-baru ini kita dikejutkan oleh adanya Robot dengan teknologi kecerdesaran buatan (AI).
Sophia, ya dialah robot manusia yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang akhirnya tiba di Indonesia. Robot besutan Hanson Robotic yang disebut-sebut memiliki kecerdasan layaknya manusia tampil dalam acara acara ‘Youth Dialogue 2019’ yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/9).
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, serta beberapa peserta tamu undangan pun menguji kemampuan robot manusia tersebut dengan mengajaknya berinteraksi.
"Do you know you were you are? (Hai, Sophia, Kamu tahu ada di mana sekarang?)," Tanya Rudiantara.
Sophia pun menjawab, "Hi everyone I very exited in here in Jakarta, Indonesia, especially dialogue with you (Hai, saya sangat senang ada di Jakarta, khususnya berdialog dengan Anda),"
Sontak, respons dari robot pintar itu pun berhasil memukau para hadirin yang hadir dan mendapat tepuk tangan penonton. Dengan kecerdasan buatan yang disematkan, Sophia mampu menjawab beberapa pertanyaan yang dilemparkan kepadanya.
Managing Partner dari GK-Plug and Play Indonesia, Wesley Harjono mengatakan kehadiran Sophia diharapkan dapat menginspirasi Indonesia dan mengingatkan bahwa kecerdasan buatan tengah berkembang sedemikian pesat.
Menurutnya, selain membantu manusia AI memang dapat menggantikan beberapa pekerjaan yang dilakukan saat ini. Namun, di sisi lain juga menawarkan kesempatan untuk berinovasi dan mengeksplorasi hal-hal baru.
Sophia sendiri dikembangkan sejak 2015 oleh Hanson Robotics yang berbasis di Tiongkok. Perusahaan milik ahli robotika asal Amerika Serikat, David Hanson. Sejak 2017 robot manusia yang kini berusia sekitar 3,5 tahun itu telah mendapat status kewarganegaraan dari Arab Saudi.

Sumber: Akurat.co

G604 Lightspeed, Produk Terbaru Dari Logitech

Salah satu produsen aparel gaming yaitu Logitech dikabarkan telah meluncurkan produk terbarunya.
Yap, Logitech telah meluncurkan mouse gaming terbarunya, G604 Lightspeed. Perangkat generasi terbaru itu digadang-gadang memiliki daya tahan baterai yang lebih lama.
Vice President dan General Manager Logitech Gaming, Ujesh Desai, mengatakan bahwa perangkat tersebut hadir untuk para gamers yang juga membutuhkan gear serba guna untuk menjalankan berbagai macam tugas.
Mouse Generasi terbaru itu menawarkan enam tombol dengan kontrol maksimal yang mengombinasikan teknologi wireless LIGHTSPEED.
"G604 LIGHTSPEED ini dilengkapi fitur teknologi eksklusif Logitech G LIGHTSPEED Wireless untuk koneksi yang bebas gangguan," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (17/9/2019).
Logitech menawarkan fitur untuk mengubah pengaturan LIGHTSPEED ke koneksi Bluetooth dan kustomisasi mouse G604 didukung 15 tombol pemrograman, dual mode hyper fast scroll wheel, dan enam tombol pilihan.
Guna membantu para gamers mendapatkan pengalaman terbaik dari gear-nya, G604 LIGHTSPEED dapat di atur menggunakan Logitech G Hub gaming software.
Adapun mouse gaming tersebut akan hadir di pasar Indonesia mulai Oktober 2019 dengan banderol Rp1,55 juta.

Sumber: Akurat.co

Melalui Platform Online, Hampir Semua Data Diri Penduduk Ekuador Diretas

"Tak ada yang aman di dunia internet" begitulah kutipan di film yang berbau internet dan hacking.
Seorang pakar keamanan mengabarkan bahwa hampir seluruh penduduk Ekuador mengalami kebocoran data pribadi secara online, pemerintah setempat menganggap hal ini menjadi sebuah masalah yang sangat rumit.
Melansir Forbes, Selasa (17/9), diperkirakan sebanyak 16,6 juta orang termasuk hampir tujuh juta di antaranya merupakan anak-anak data pribadinya diekspos oleh peretas melalui server tanpa jaminan yang diduga dilakukan oleh perusahaan pemasaran dan analisis di Ekuador.
"Informasi yang dapat saya bagikan kepada Anda pada saat ini adalah bahwa ini adalah masalah yang sangat rumit, ini menjadi perhatian utama bagi seluruh pemerintah dan negara," kata Menteri Dalam Negeri, Maria Paula Romo.
Sebuah perusahaan keamanan, yaitu vpnMentor mengungkap bahwa peretasan yang dilakukan meliputi nama lengkap warga negara, tanggal dan tempat lahir, tingkat pendidikan, nomor telepon, dan nomor kartu identitas nasional.
"Mayoritas individu yang terkena tampaknya berada di Ekuador, meskipun rincian persisnya masih belum jelas, database yang bocor tampaknya berisi informasi yang diperoleh dari sumber luar. Sumber-sumber ini mungkin termasuk daftar pemerintah Ekuador, kendaraan bermotor asosiasi yang disebut Aeade, dan Biess, sebuah bank nasional Ekuador," ungkap vpnMentor kepada Forbes.
Selain itu, beberapa kabar juga mengatakan bahwa perusahaan keamanan tersebut dengan cepat menghubungi Ecuador's Computer Emergency Response Team (ECERT), sebuah tim tanggap darurat yang menangani segala permasalahan pada setiap basis komputer di Ekuador untuk mengamankan data yang bocor.
Beberapa waktu kemudian kabarnya basis data tersebut dapat ditutup berkat intervensi yang dilakukan oleh Computer Emergency Response Team Ekuador.
Lebih lanjut, Romo mengatakan bahwa pemerintah sedang melakukan penyelidikan, yang nantinya dapat mengetahui pihak yang akan bertanggungj awab atas apa yang sudah terjadi.
"Saya juga berharap, bahwa pada beberapa waktu ke depan, kementerian telekomunikasi akan dapat menilai informasi teknis yang lebih menyeluruh tentang perlindungan data," tutupnya.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 11 September 2019

Siberkreasi Netizen Fair 2019 Bertujuan Untuk Bantu Cerdaskan Pengguna Internet di Indonesia

Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi merupakan gerakan sinergis yang mendorong pengguna internet atau netizen di Indonesia dalam menggunakan internet secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Gerakan ini diinisiasi oleh beberapa Kementerian Lembaga, komunitas atau organisasi, dan juga private sector.
Salah satu program Siberkreasi adalah Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair 2019 yang diadakan setiap tahun. Pada tanggal 5 Oktober mendatang, Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair 2019 akan berlangsung di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta. Kegiatan ini merupakan gelaran ketiga setelah dua tahun sebelumnya Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair sukses digelar.
Dengan mengangkat tema “Creator Generation” pada tahun ini, Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair 2019 hadir untuk mengajak anak bangsa lebih bebas menuangkan kreativitas dalam berekspresi serta mendorong anak muda agar mampu memanfaatkan teknologi dengan memproduksi konten positif yang bisa berguna bagi banyak orang. Hal ini dikarenakan kurang fasilitas untuk mengembangkan kreativitas baik di sekolah maupun di rumah. Akibatnya, akan melahirkan mentalitas 'sumbu pendek' saat melihat berita di mediasosial.
Berbagai acara Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair 2019 akan digelar, mulai dari workshop dengan berbagai tema dengan narasumber yang berkompeten, SiberkreasiAward, hingga penampilan musik dari sejumlah musisi Tanah Air. Acara ini juga turut menghadirkan Presiden Joko Widodo, Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Masyarakat dari berbagai lapisan dapat terlibat aktif dalam menyebarluaskan internet positif agar tercipta netizen Indonesia yang kreatif, inovatif, dan produktif. Para pelaku industri digital pun diharapkan dapat berkolaborasi dan mendukung pemerintah selaku fasilitator dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di kancah global dalam industri 4.0.
"Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair adalah event yang penuh dengan energi positif dari dunia siber. Mulai dari bermacam workshop, entertainment & penghargaan. Orang harus datang untuk mendapatkan inspirasi, ilmu & kreatifitas baru, jika ingin aktif berkontribusi dalam dunia siber. Tapi juga bagi konten kreator yg sudah konsisten membuat konten positif, Netizen Fair adalah rumah mereka, karena karya mereka dihargai di situ," ujar Yosi Mokalu, Ketua Divisi Kreatif GNLD Siberkreasi melalui siaran pers yang diterima Akurat.co, Rabu (11/9).
Untuk mengikuti Netizen+Fair' class='related-tag'>Siberkreasi Netizen Fair 2019, masyarakat tidak dikenakan biaya alias gratis. Bagi yang ingin ikut serta, dapat mendaftar di laman resmi siberkreasi. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 25 September 2019, pada pukul 23.00 WIB.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara turut mendukung kegiatan dari Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
"Hidup di era digital memudahkan kita untuk mendapatkan, berbagi, hingga mengolah berbagai informasi. Meskipun memudahkan kita dalam berinteraksi satu sama lain akibat mudahnya arus informasi di era digital, membuat kita juga harus menghadapi berbagai tantangan yang muncul di era ini. Seperti rentannya penyebaran konten negatif melalui internet berupa hoax, cyberbullying, dan online radicalism," papar Rudi.
"Siberkreasi sebagai gerakan nasional berupaya untuk menanggulangi hal-hal tersebut dengan melakukan literasi digital. Bersama siberkreasi kita mendorong netizen Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam menyebarkan konten positif secara konsisten di dunia maya. Sehingga dengan memanfaatkan perkembangan teknologi ini kita bisa berkembang dan produktif di dunia digital,” lanjut Rudi.
Setelah dua tahun sejak diluncurkan pada 27-29 Oktober 2017 di Jakarta, siberkreasi telah berhasil mewadahi 102 lembaga atau komunitas dari berbagai unsur, menjangkau 442 lokasi dengan lebih dari 185.000 peserta aktif yang dikemas dalam program – program sinergi, dan menyebarluaskan 73 buku seri literasi digital yang telah diunduh sebanyak 180.000 kali.

Sumber: Akurat.co

Sepak Terjang BJ Habibie Di Dunia Teknologi

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie tutup usia Rabu (11/9) sore, di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Pria kelahiran Pare-pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu wafat akibat penyakit yang dideritanya, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif sejak 1 September 2019.
Sebelum menjabat sebagai presiden ketiga RI, menggantikan Soeharto yang lengser pada Mei 1998, pria yang kala muda memiliki nama panggilan Rudy ini dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia berkat segunda prestasi dan jasa-jasanya. Dia juga sempat menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi Indonesia pada tahun 1978.
Pada 1955, Habibie meninggalkan Indonesia untuk mengenyam pendidikan di RWTH Aachen University Jerman, bidang keilmuan yang ditekuninya adalah konstruksi pesawat. Setelah merampungkan pendidikannya, Habibie pun bekerja di salah satu perusahaan penerbangan Jerman bernama Messerschmitt Bolkow Blohm.
Di sana dia mencetuskan beberapa teori yang akhirnya dipakai dalam pengetahuan mengenai bidang penerbangan di dunia, di antaranya Termodinamika, Konstruksi dan Aerodinamika. Seluruh penelitian yang dikerjakannya dilakukan untuk memajukan industri penerbangan, khususnya di Tanah Air.
Dengan keinginan sekaligus janjinya untuk mengembangkan industri pesawat Indonesia, Habibie pun memutuskan kembali ke Tanah Air dan menjadi penasihat pemerintah di sektor teknologi pesawat terbang serta teknologi tinggi pada 1974.
Sampai akhirnya dia pun memberanikan diri untuk membangun industri pesawat terbang pertama di Indonesia, bahkan Asia Tenggara dengan mendirikan PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio yang kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN).
Pesawat pertama yang di produksinya adalah pesawat N-250 yang menjadikannya sebagai pesawat penumpang pertama yang dirancang dan dibuat sendiri oleh Indonesia. Prototipe pertamanya dengan nomor PA-1 Gatot Kaca berkapasitas 50 penumpang berhasil terbang pada 10 Agustus 1995.
Pesawat N-250, Kode N Merupakan Nusanatara
Penggunaan kode N pada pesawat produkan IPTN itu merupaan Nusantara. N-250 disebut dapat terbang hingga jarak 1.270 kilometer dengan kecepatan maksimum 611 kilometer per jam.
Pada saat tahap perencaan, N-250 direncanakan akan dibuat dalam empat protoipe, yakni PA-1, PA-2, PA-3, dan PA-4. Sayangnya, hanya dua prototipe yang akhirnya diproduksi, menyusul diberhentikannya program pengembangan karena krisis ekonomi.
N-250 dengan nomor seri PA-1 Gatot Kaca memiliki kapasistas 50 penumpang dan mengudara untuk pertama kalinya pada 10 Agustus 1995 selama 55 menit. Sementara PA-2 Krincing Wesi memiliki kapasistas 70 penumpang dan pertama kali terbang di langit nusantara pada 19 September 1996.
Adapun PA-3 dan PA-4 yang telah direncanakan uji terbang pada Juli dan September 1996, hanya saja konstruksinya terpaksa dihentikan karena krisis ekonomi yang melanda Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Kendati tidak berlanjut, hal ini menjadi sejarah besar Indonesia dan sekaligus menjadi catatan atas jasa-jasa yang telah diberikan Habibie dibidang teknologi, khususnya industri penerbangan di Indonesia. Kini putra bangsa tersebut telah tiada, namun semua jasanya tak akan terlupakan sepanjang masa. Selamat Jalan Bapak Teknologi Indonesia.


Sumber: Akurat.co

Rawan Konten Bunuh Diri, Facebook Perketat Kebijakan terhadap Unggahan Konten yang Promosikan Bunuh Diri

Dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh pada 10 September 2019 kemarin, raksasa Media Sosial Facebook berencana membuat kebijakan yang lebih ketat terkait konten unggahan yang dinilai sensitif seperti Bunuh Diri, menyakiti diri sendiri (self-harm), dan eating disorder.
Melansir Facebook Newsroom, Rabu (11/9) kebijakan ini merupakan hasil dari konsultasi Facebook dengan para ahli terkait. Nantinya, platform Media Sosial tersebut akan membatasi konten yang mempromosikan penggunanya ingin melakukan percobaan Bunuh Diriself-harm, dan eating disorder.
Selain itu Facebook juga akan menerapkan pedoman #chatsafe milik Orygen, yaitu lembaga penelitian yang berfokus pada gangguan mental yang dialami anak muda, di Facebook dan Instagram.
“Sebagai hasil dari konsultasi ini, kami telah membuat beberapa perubahan untuk meningkatkan cara kami menangani konten ini. Kami memperketat kebijakan kami mengenai self-harm dengan tidak lagi mengizinkan gambar pemotongan grafik untuk menghindari promosi yang tidak sengaja atau memicu melukai diri sendiri, bahkan ketika seseorang mencari dukungan atau mengekspresikan diri untuk membantu pemulihan mereka,” ungkap Facebook dalam Newsroom mereka.
Selain membatasi konten, Facebook juga melibatkan ahli kesehatan mental di dalam tim mereka. Ahli kesehatan mental ini nantinya akan berfokus untuk menganalisis dampak kesehatan dari aplikasi dan kebijakan Facebook.
Tidak hanya pada platform Facebook, kebijakan yang sama juga diterapkan pada Media Sosial Instagram dengan membatasi konten tersebut ada di dalam Explore sebagai langkah Pencegahan.
“Di Instagram, kami juga mempersulit pencarian jenis konten ini dan membuatnya tidak direkomendasikan di Explore," jelas Facebook.
Dapat dikatakan, Facebook merupakan platform Media Sosial yang konsisten dalam mengkampanyekan Pencegahan Bunuh Diri.
Sebelumnya, pada 2017 lalu, pihaknya secara resmi meluncurkan alat Pencegahan Bunuh Diri berbasis kecerdasan buatan.

Sumber: Akurat.co

Info Rilis Bocor, Google Pixel 4 Akan Rilis Pada 15 Oktober 2019?

Salah satu smartphone yang masih ditunggu resmi meluncur hingga saat ini ialah Google Pixel 4. Kabarnya, Pixel 4 akan rilis pada 15 Oktober 2019.
Melansir Android Authority, Rabu (11/9), bocornya tanggal rilis Pixel 4 itu dicuitkan melalui akun Twitter bernama Evan Blass (@evleaks). Baru-baru ini akun tersebut menyinggung kemungkinan tanggal rilis Pixel 4.
"Google Fall Event: 10/15?," demikian cuitan akun Twitter seorang leaker tersebut, seraya mengunggah foto yang diduga merupakan smartphone Pixel 4.
Evan merupakan seorang leaker ternama karena informasi kebocoran yang disampaikannya selalu tepat. Dapat menjadi sumber yang dapat diandalkan untuk informasi seperti itu selama beberapa tahun.
Kendati demikian, belum diketahui dari mana Evan mendapatkan informasi mengenai waktu rilis dar ponsel besutan Google itu.
Rumor mengenai peluncuran Pixel 4 sendiri sudah tersiar sejak awal tahun ini, setelah beberapa bocoran foto menggambarkan perangkat Pixel 4 marak di internet. Pada bulan Juli lalu, kembali muncul bocoran spesifikasi dari Pixel 4, dan baru-baru ini bocoran yang muncul ialah mengenai tanggal perilisan Pixel 4.
Banyak pihak berharap ketika lebih banyak bocoran yang muncul, Google akan memberikan informasi resmi mengenai tanggal perilisan dari Pixel 4 yang akan datang tersebut.

Sumber: Akurat.co